Tali kawat memainkan peran penting dalam berbagai operasi mengangkat di lokasi konstruksi, produksi industri, dan terminal pelabuhan.Mereka mengalami ketegangan dan stres yang luar biasaKegagalan tali kawat dapat menyebabkan kerusakan peralatan, gangguan produksi, atau yang lebih buruk, cedera serius dan kematian.
Faktor keamanan tali kawat (SF), juga dikenal sebagai margin keamanan, adalah indikator penting untuk mengukur tingkat keamanan tali kawat.Hal ini didefinisikan sebagai rasio antara kekuatan pemecahan minimum (MBS) atau beban pemecahan minimum (MBL) dan beban kerja aktual atau beban kerja nominal (RWL).
Ekspresi matematika:Faktor Keamanan (SF) = Kekuatan Patah Minimal (MBS) / Beban Kerja Nyata
Pentingnya:
Meskipun perhitungan ini sederhana, menentukan kedua parameter dengan tepat sangat penting.
MBS mewakili kekuatan tarik maksimum yang dapat ditoleransi tali sebelum gagal dalam kondisi laboratorium.,spesifikasi, dan komposisi material.
Perhitungan ini harus memperhitungkan:
Untuk mengangkat beban 10.000 lb dengan beban kerja perhitungan 15.000 lb (termasuk faktor dinamis) menggunakan tali dengan 75.000 lb MBS:
SF = 75.000 lb / 15.000 lb = 5
Ini memenuhi persyaratan keselamatan standar untuk sebagian besar operasi mengangkat.
Operasi yang berbeda membutuhkan faktor keselamatan yang berbeda:
Kelas baja karbon tinggi dan desain struktural (jumlah helai, jumlah kawat, jenis lapisan) secara signifikan mempengaruhi kekuatan.
Pemeriksaan teratur sangat penting untuk mengidentifikasi degradasi akibat abrasi atau korosi lingkungan.
Penyambungan, pengikat, atau pengekang yang tepat mencegah konsentrasi stres lokal.
Suhu yang ekstrim, kelembaban, dan paparan bahan kimia membutuhkan pemilihan tali yang tepat.
Panduan faktor keselamatan:
Standar nasional seperti GB/T 6067.1-2010 China mewajibkan faktor keselamatan minimum (biasanya ≥4). Kepatuhan adalah wajib untuk operasi yang aman.
Sebuah tali derek gagal saat mengangkat baja yang diperkuat, menyebabkan pekerja terluka. Penyebab akar termasuk pemilihan tali yang tidak tepat, overloading, keausan yang parah, dan inspeksi yang tidak memadai.
Kabel yang terkorosi gagal saat penanganan kontainer.
Teknologi baru termasuk:
Tali kawat memainkan peran penting dalam berbagai operasi mengangkat di lokasi konstruksi, produksi industri, dan terminal pelabuhan.Mereka mengalami ketegangan dan stres yang luar biasaKegagalan tali kawat dapat menyebabkan kerusakan peralatan, gangguan produksi, atau yang lebih buruk, cedera serius dan kematian.
Faktor keamanan tali kawat (SF), juga dikenal sebagai margin keamanan, adalah indikator penting untuk mengukur tingkat keamanan tali kawat.Hal ini didefinisikan sebagai rasio antara kekuatan pemecahan minimum (MBS) atau beban pemecahan minimum (MBL) dan beban kerja aktual atau beban kerja nominal (RWL).
Ekspresi matematika:Faktor Keamanan (SF) = Kekuatan Patah Minimal (MBS) / Beban Kerja Nyata
Pentingnya:
Meskipun perhitungan ini sederhana, menentukan kedua parameter dengan tepat sangat penting.
MBS mewakili kekuatan tarik maksimum yang dapat ditoleransi tali sebelum gagal dalam kondisi laboratorium.,spesifikasi, dan komposisi material.
Perhitungan ini harus memperhitungkan:
Untuk mengangkat beban 10.000 lb dengan beban kerja perhitungan 15.000 lb (termasuk faktor dinamis) menggunakan tali dengan 75.000 lb MBS:
SF = 75.000 lb / 15.000 lb = 5
Ini memenuhi persyaratan keselamatan standar untuk sebagian besar operasi mengangkat.
Operasi yang berbeda membutuhkan faktor keselamatan yang berbeda:
Kelas baja karbon tinggi dan desain struktural (jumlah helai, jumlah kawat, jenis lapisan) secara signifikan mempengaruhi kekuatan.
Pemeriksaan teratur sangat penting untuk mengidentifikasi degradasi akibat abrasi atau korosi lingkungan.
Penyambungan, pengikat, atau pengekang yang tepat mencegah konsentrasi stres lokal.
Suhu yang ekstrim, kelembaban, dan paparan bahan kimia membutuhkan pemilihan tali yang tepat.
Panduan faktor keselamatan:
Standar nasional seperti GB/T 6067.1-2010 China mewajibkan faktor keselamatan minimum (biasanya ≥4). Kepatuhan adalah wajib untuk operasi yang aman.
Sebuah tali derek gagal saat mengangkat baja yang diperkuat, menyebabkan pekerja terluka. Penyebab akar termasuk pemilihan tali yang tidak tepat, overloading, keausan yang parah, dan inspeksi yang tidak memadai.
Kabel yang terkorosi gagal saat penanganan kontainer.
Teknologi baru termasuk: